Desa Maja dahulu merupakan Desa tertua yang berada di Kabupaten Lampung Selatan selain Kahai dan Minjak Buluh yang Konon dahulu pendudukna berasal dari bagian utara wilayah Sumatera bagian Selatan.
Pada zaman Kerajaan Sriwijaya penduduknya belum mengerti bagaimana cara membuat api, maka jika mereka membutuhkan api, apinya berasal dari petir yang menyambar, jika sudah menyala maka mereka akan menjaga terus api tersebut jangan sampai padam, bila api di Desa Maja padam maka mereka akan meminta kesalah satu desa yang lain yaitu Desa Kahai dan Desa Minjak Buluh yang apinya masih menyala.
Penduduk Desa Maja tinggal di Gucci Batu Kapal daerah pesisir pantai, setelah Gunung Krakatau meletus tahun 1883 penduduk pindah ke Pekon Saka daerah perbukitan yang sekarang menjadi wilayah perkebunan rakyat.
Setelah ada pembangunan jalan pada zaman Belanda di dekat pantai maka penduduk membangun rumah di sepanjang jalan tersebut, dan pada zaman belanda sudah ditunjuk seseorang untuk menjadi pemimpin atau Kepala Kampung yang pada saat itu disebut Jarok.